Dijaman yang sudah semakin maju seperti sekarang ini ternyata profesi
pustakaan masih dipandang sebelah mata oleh sebagian besar orang tak peduli
dari kalangan berpendidikan ataupun tidak berpendidikan. Bayangkan saja orang
yang berpendidikan dan mempunyai jabatan tinggi saja masih memandang remeh
profesi pustakawan. Sampai-sampai beliau berani memasukan orang yang sama
sekali tidak tahu tentang perpustakaan sebagai kepala perpustakaan.
Orang-orang
jaman sekarang harus mulai belajar untuk memahami betapa berat dan
pentingnya profesi pustakawan bagi kemajuan suatu bangsa. Mereka perlu
mendapatkan pendidikan tentang profesi pustakawan agar mereka tidak memandang
rendah profesi pustakawan. Bila perlu pemerintah harus memberikan pelajaran
tentang kepustakawanan pada jenjang sekolah mulai tinggat SD agar mereka bisa
tahu sejak dini seperti apa tugas pustakawan.
Tugas pustakawan
tidaklah hanya menunggui dan menata buku ataupun hanya duduk menunggu
pengunjung datang dan meminjam buku. Dibalik sikap santainya itu
sebenarnya tugas pustakawan sangat berat dan melelahkan. Namun, sebagai seorang
pustakawan kita harus memberikan pelayanan yang maksimal untuk para pengunjung.
Sehingga para pustakawan berusaha tidak memperlihatkan muka suntuk atau badan
capeknya. Karena itu bisa membuat para pengunjung berpikiran kalau
pustakawannya tidak ramah terhadap pengunjung. Mau tidak mau pustakawan harus
memberikan senyum termanisnya pada semua pengunjung tanpa membedakan kelas
sosialnya. Karena dengan senyum dan keramahan dari seorang pustakawan
pengaunjung akan merasaa nyaman berada di perpustakaan dan mereka akan senang
untuk selalu datang ke perpustakaan.
Sebagai contoh,
bila ada buku baru datang, seorang pustakawan harus segera mengolahnya. Langkah
pertama yang harus dilakukan adalah mencari subjeknya. Dengan cara melihat dari
judulnya biasanya sudah bisa diketahui apa subjek dari buku tersebut. Namun,
Jika belum bisa ditentukan maka pustakawan harus membaca kata
pengantarnya. Apabila belum bisa ditemukan juga harus melihat dari daftar
isinya. Apabila belum bisa juga maka harus dibaca sinopsis dari buku yang
biasanya ada di bagian belakang buku. Apabila belum bisa ditentukan juga, maka
pustakawan harus membaca isi dari buku tersebut.
Setelah berhasil
menentukan subkjeknya, pustakawan harus mengklasifikasikan buku tersebut agar
mendapatkan nomor klasifikasinya. Nomor klasifikasi ini berguna untuk
mengelompokan buku berdasarkan nomor kelasnya. Sehingga pengguna lebih cepat
dalam mencari koleksi karena bisa langsung menuju rak dimana buku tersebut
berada dan mendapatkan informasi yang dibutuhkannya. Pengguna juga tidak
membuang-buang waktunya hanya untuk mencari buku yang diinginkan.
Apabila
perpustakaannya masih tradisional, tugas pustakawan akan lebih berat lagi
karena pustakawan harus membuat kartu katalog. Kartu katalog berfungsi sebagai
alat bantu pencarian koleksi karena kartu katalog berisi deskripsi buku yang
ada di perpustakaan. Agar lebih cepat dalam mencari buku pengguna bisa mencari
kartu katalognya terlebih dahulu sebagai petunjuk dimana buku tersebut berada.
Apabila
perpustakaan sudah modern, tugas pustakawan juga tidak kalah beratnya.
Pustakawan harus menginput data tentang buku kedalam database untuk bisa
digunakan sebagai alat bantu penelusuran keberadaan buku atau bisa disebut
sebagai OPAC (Online Public Access Catalog). Melakukan pencarian melalui OPAC
akan sangat membantu pengguna karena caranya yang mudah. Pengguna hanya perlu
mengetikan kata kuncinya kemudian hasilnya akan ditampilkan. Melalui OPAC
tersebut pengguna akan tahu dimana letak buku yang dicari berada.
Dengan
penjelasan di atas sudah jelas bahwa pustakawan bukanlah profesi yang remeh.
Karena tugas dan fungsinya sangat besar. Selain memudahkan pengguna dalam
mendapatkan informasi. Pustakawan juga mengefektifkan waktu pencarian informasi
apalagi dijaman sekarang ini yang pada umumnya orang menginginkan semuanya
serba cepat.
Pustakawan juga
bisa memberikan jasa pencarian informasi bagi orang yang tidak bisa mencari
informasi sendiri karena kesibukannya yang sangat tinggi. Pustakawan juga bisa
mendapatkan informasi yang akurat karena pustakawan sudah mendapatkan ilmu
bagaimana mendapatkan informasi yang akurat secara cepat. Sehingga bisa
dipertanggungjawabkan.
Sebagai seorang
pustakawan kita tidak boleh merasa malu dan minder, karena profesi kita
bukanlah profesi yang patut untuk diremehkan, namun patut untuk dibanggakan.
Saat kita ditanya orang tentang apa pekerjaan kita oleh orang. Kita harus tegas
menjawab kalau kita adalah pustakawan. Apabila mereka menganggap rendah profesi
kita, kita juga harus dengan tegas menjelaskan bahwa, tanpa adanya kita mereka
akan sangat menderita karena mereka tidak punya orang yang bisa memberikan
banyak kemudahan dalam mencari informasi yang valid dan dapat
dipertanggungjawabkan. Mungkin bagi sebagian orang akan menjawab mudah. Kita
kan bisa mencari iinformasi di internet, itu akan lebih mudah dan cepat. Namun
dengan pemikiran tersebut berarti mereka tidak sadar akan kebodohan mereka
sendiri. Mereka telah menghambat kemajuan yang seharusya mereka alamai. Mereka
telah membiarkan otak mereka berhenti berfikir. Mereka lebih senang memakai
karya orang lain untuk menyelesaikan tugas mereka sendiri. Padahal sebenarnya
mereka bisa menggunakan akal mereka untuk mendapatkan solusi yang lebih baik
dari pada hasil kutipan dari orang lain tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar